PENJADWALAN PROYEK MINI MARKET DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) DAN PERT DI PT INDOMARCO PRISMATAMA

  • Tarman Sekolah Tinggi Teknologika Wastukancana
  • Rikzan Bachrul Ulum Sekolah Tinggi Teknologika Wastukancana
  • Gumilar Ramdhan Sekolah Tinggi Teknologika Wastukancana
Keywords: Penjadwalan Proyek Minimarket, Metode CPM, Metode PERT

Abstract

Penjadwalan proyek sebagai alat untuk menentukan kapan mulai dan selesainya  kegiatan-kegiatan proyek. Penjadwalan pada proyek, secara umum terdiri dari penjadwalan waktu, tenaga kerja, material, peralatan dan anggaran. Teknik yang digunakan para manajer proyek untuk memprioritaskan aktivitas proyek. Metode CPM bisa membantu mereka menemukan tenggat waktu yang penting agar bisa dipastikan tugas tersebut selesai tepat waktu. Hal tersebut dapat diaplikasikan dalam penjadwalan pembangunan sebuah minimarket yang sudah memiliki penjadwalan waktu oleh departemen proyek untuk mengetahui durasi waktu pelaksanaannya. Dengan metode PERT didapatkan tambahan waktu dikarenakan adanya jam kerja tambahan (lembur) dari asumsi perhitungan metode CPM terlebih dahulu. Perhitungan waktu yang diinginkan untuk pembangunan proyek minimarket dikarenakan target dari perusahaan, bahwa pembangunan toko baru harus selesai terlebih dahulu sebelum toko lama ditutup, dimaksudkan untuk mengejar jatuh tempo masa kontrak toko lama berakhir. Durasi waktu normal pembangunan proyek minimarket selama 23 minggu dengan anggaran Rp.742.704.911,-. Setelah percepatan, durasi proyek tersebut menjadi 17 minggu dengan perhitungan anggaran yang bertambah menjadi Rp. 825.124.139,-.

Published
2022-05-31