Analisis Performa Hidrodinamik Sistem Pendingin Fassip-04. Ver.2 Berdasarkan Profil Tekanan, Laju Aliran Massa, dan Bilangan Reynolds

Main Article Content

Muhamad Farhan Supriadi Asdi Supriadi
Ferdian Nugraha Syarif
Dwi Yuliaji
Roy Waluyo
Mulya Juarsa

Abstract

Penelitian ini menganalisis performa hidrodinamik sistem pendingin pasif berbasis sirkulasi alam pada fasilitas FASSIP-04 milik BRIN menggunakan nanofluida Al?O? 0,025 wt% sebagai fluida kerja. Evaluasi dilakukan terhadap beda tekanan (?P), laju aliran massa (?), dan Bilangan Reynolds (Re) pada daya pemanas 880–1350 W. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan daya pemanas secara konsisten meningkatkan ?P, ?, dan Re, yang memperkuat mekanisme natural circulation. Pada daya rendah, profil ?P menunjukkan fluktuasi sinusoidal yang stabil, pada daya menengah muncul ketidakstabilan, dan pada daya tinggi grafik ?P cenderung tunak (steady-state), menandakan peningkatan stabilitas aliran. Semua nilai Re berada di atas batas turbulensi (Re > 2300), sehingga aliran selalu berada pada rezim turbulen selama pengujian. Nanofluida menunjukkan respons hidrodinamik lebih baik dibanding air murni, terutama dalam menjaga kestabilan aliran dan meningkatkan efisiensi perpindahan panas. Temuan ini menunjukkan bahwa nanofluida Al?O? berpotensi meningkatkan kinerja sistem pendingin pasif serta menjadi dasar pengembangan desain termohidrolik yang lebih optimal pada reaktor berdaya rendah.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Analisis Performa Hidrodinamik Sistem Pendingin Fassip-04. Ver.2 Berdasarkan Profil Tekanan, Laju Aliran Massa, dan Bilangan Reynolds. (2026). Niskala Wastukancana, 1(1), 291-298. https://jurnal.wastukancana.ac.id/index.php/niskala/article/view/627

References

[1] M. J. Hari suparian, Dwi Yuliaji, Dady Haryanto, “Analisa Bejana Main Steam Generatir (MSG) Kapasitas 178 Liter

Dan Tekanan Kerja 10 Bar,” 2020.

[2] D. H. Jodi Maulana, Ainur Rosidi, Giarno, G.Bambang.H dan M. J. Dwi Yuliaji, “Analisis Laju Perubahan Energi

Internal Air Wct Selama Kondisi Tunak Berdasarkan Variasi Temperatur,” 2020.

[3] D. H. Anhar R. Antariksawan, Surip Widodo1, Mulya Juarsa1 and M. H. K. and N. Putra2, “Simulation Of Operational

Conditions Of Fassip-02 Natural Circulation Cooling System Experimental Loop”.

[4] M. Juarsa, D. Haryanto, and J. Prasetio, “Passive System Simulation Facility ( Fassip ) Loop For Natural Circulation Study,” pp.

4–5, 2016.

[5] Dwi Yuliaji, Roy Waluyo, Gatot Eka Pramono, Putut Hery Setiawan, Mulya Juarsa, “Uji Komisioning Fasilitas Sistem

Simulasi Pasif 04 Versi 2 (Fassip 04 Ver.2) Untuk Studi Kemampuan Pendinginan Pasif Pada Sistem Keselamatan

Reaktor Nuklir,” 2023.

[6] D. Y. Putut Hery Setiawan1, Agus S. Pamitran, S. A. Adhika E.P, Arif Adtyas B, Almira C.A, and M. J. M, Ridho

Irwansyah, “Effect of water temperature variation on natural circu- lation flow regimes and Reynolds Number in passive cooling,”

2025.

[7] J. S. P. Susyadi, Hendro Tjahyono, Sukmanto Dibyo, “Investigasi Karakteristik Termohidrolika Teras Reaktor Daya

Kecil Dengan Pendinginan Sirkulasi Alam Menggunakan Relap5,” 2016.

[8] M. Rafel et al., “Karakteristik perubahan laju aliran massa di bagian pendingin berdasarkan variasi daya selama pada

kondisi tunak u ntai rektangular FASSIP-04 Ver.2,” pp. 217–223