Product Quality Control Using Six-Sigma Method and Failure Mode and Effect Analysis at Core Board Purwakarta Company
DOI:
https://doi.org/10.51132/teknologika.v14i2.389Kata Kunci:
Pengendalian kualitas, Core Board, Six sigma, FMEAAbstrak
PT. Papertech merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang memproduksi kertas jenis core board. Proses pembuatan core board ini merupakan proses yang bersifat continuous process (proses yang berkelanjutan) dimana setiap harinya perusahaan selalu memproduksi coreboard yang tidak hanya satu jenis core board saja. Dengan adanya masalah tersebut, salah satu cara untuk dapat meminimalkan produk roster cacat adalah dengan menggunakan analisis pendekatan metode six sigma dan failure mode and effect anakysis. Analisis penelitian menggunakan metode six sigma melalui beberapa tahap, yaitu tahap Define, adalah mendefinisikan gambaran umum yang mengenai pengaruh dari proses terhadap pelayanan konsumen. Sedangkan pada tahap Measure yaitu Critical To Quality, Peta Kendali serta perhitungan DPMO dan sigma pada 3 penyebab cacat tertinggi yaitu low plybond, low gsm, low cobb. Nilai DPMO pada bulan november 2023 adalah 450000 dengan nilai sigma 1,626, nulan desember 2023 adalah 422535 dengan nilai sigma 1,695,bulan januari tahun 2024 adalah 474934 dengan nilai sigma nya adalah 1,563, bulan febuari tahun 2024 adalah 560000 dengan nilai sigma nya 1,349,bulan maret tahun 2024 adalah 540000 ddengan nilai sigmanya 1,400. Tahap Analyze yaitu menentukan penyebab paling utama dari defect menggunakan fishbone Tahap Improve dengan melakukan perbaikan mengunakan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) sesui dengan tingkat nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 540 material, mesin 189,manusia 540 dan metode sebesar 61. Tahap Control yaitu mendokumentasikan pada tahap hasil peningkatan kualitas.



