Analisis Perawatan Mesin Aftertreatment Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Six Big Losses Untuk Meningkatkan Efektifitas Mesin Pada PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.51132/teknologika.v15i2.517Kata Kunci:
Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Mesin AfterTreatment, Efektivitas Mesin, PemeliharaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perawatan mesin AfterTreatment di PT XYZ menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Mesin AfterTreatment merupakan bagian penting dalam proses produksi serat rayon, namun memiliki tingkat downtime yang tinggi. Metode OEE digunakan untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan tiga komponen utama, yaitu availability, performance efficiency, dan quality. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data operasional mesin dari bulan September 2024 hingga Februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE sebesar 75,99%, yang masih berada di bawah standar OEE dunia sebesar 85%. Faktor utama yang mempengaruhi rendahnya OEE adalah losses akibat reduced speed, equipment failure, dan idling & minor stoppages. Dengan mengidentifikasi penyebab kerugian melalui metode Six Big Losses dan Fishbone Diagram, penelitian ini memberikan usulan perbaikan melalui perencanaan perawatan preventif dan peningkatan pelatihan operator. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa peningkatan efektivitas mesin dapat dicapai melalui pengurangan kerugian utama dan optimalisasi strategi perawatan.
Referensi
Ahdiyat, Tatah, and Yohanes Anton Nugroho. 2022. ‘Analisis Kinerja Mesin Bandsaw Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Six Big Losses Pada PT Quartindo Sejati Furnitama’. Jurnal Cakrawala Ilmiah 2(1):221–34. doi: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i1.3509.
Anthony, Muhamad Bob. 2019. ‘Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Menggunakan Overall Equipment Efectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Pada Mesin Cold Leveller PT. KPS’. JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik Dan Manajemen Industri 2(2):94–103. doi: 10.30737/jatiunik.v2i2.333.
Dipa, Muhamad, Fitria Dewi Lestari, Muhamad Faisal, and Muhamad Fauzi. 2022. ‘Analisis Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Six Big Losses Pada Mesin Washing Vial Di Pt. Xyz’. Jurnal Bayesian : Jurnal Ilmiah Statistika Dan Ekonometrika 2(1):61–74. doi: 10.46306/bay.v2i1.29.
Nur, Muhammad, and Hattaysir Haris. 2019. ‘Usulan Perbaikan Efektifitas Mesin Melalui Analisa Penerapan TPM Menggunakan Metode OEE Dan Six Big Losses Di PT. P&P Bangkinang’. Industrial Engineering Journal 8(1):57–67. doi: 10.53912/iejm.v8i1.382.
Taufik, Faza Millatina, Grace Natalie Puri, Mega Meidina, and Rafi Muhammad Zidan. 2023. ‘Analisa Pengukuran Efektivitas Mesin Pada Proses Filling Menggunakan Metode Overall Equipment Efectiveness (OEE) & Six Big Losses Di PT. Sanbe Farma Bandung’. Jurnal Ilmiah Statistika Dan Ekonometrika 3(1):28–37.
Wahid, Abdul, Misbah Munir, Nuriyanto Nuriyanto, Achmad Misbah, and Ayik Pusakaningwati. 2022. “Pengukuran Efektifitas Mesin Chenyueh Menggunakan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Pada CV. AABI Surabaya.” Journal of Industrial View 4(1):31–40. doi: 10.26905/jiv.v4i1.7680.
Wibisono, Deny. 2021. “Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dalam Meminimalisasi Six Big Losses Pada Mesin Bubut (Studi Kasus Di Pabrik Parts PT XYZ).” Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI) 3(1):7–13. doi: 10.30998/joti.v3i1.6130.
Wibowo, Priyo Ari, and Iqbal Padilah. 2023. “Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Pada Mesin Length Adjusment Line 3 Departemen Belt Assy PT XYZ.” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan 7(2):439–49. doi: 10.33379/gtech.v7i2.2236.
Ansori, N., & Mustajib, M. I. (2013). Sistem perawatan terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Daman, A., & Dewi Nusraningrum. (2020). Analysis Of Overall Equipment Effectiveness (Oee) On Excavator Hitachi EX2500-6. Dinasti International Journal of Education Management And Social Science, 1(6).
Dwi Cahyono, Handoko, dan Budiharti (2020). Studi tentang PT. Tri Tunggal Laksana Unit Blitar menunjukkan bahwa penerapan mesin debarker yang efektif menggunakan efektivitas seluruh peralatan. Jurnal Manajemen Teknologi dan Industri, 6(2), 12–17.
Hamda, P. 2018. Analisis Nilai Keefektifan Alat Umum (Oee) Untuk Meningkatkan Kinerja Mesin Eksudator di Pt Pralon Journal of Science Technology and Engineering, 23(2), 112–121.
Hutabarat dan Muhsin (2020). Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) digunakan untuk menganalisis Tingkat Efektivitas Kerja Mesin Hanger. pilihan, 13(1), 56.
Kurniawan, F. (2013). Manajemen Perawatan Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Nakajima, S. (1988). Introduction to TPM: total productive maintenance. (Translation). Productivity Press, Inc., 1988,,129.



