Analisa Pengambilan Keputusan Pemilihan Venodr Seragam Dengen Merode Analytical Hierarchy Proces (AHP) ( Studi Kasus General Affairs PT Penjallindo Nusantara)

Penulis

  • Imas Widowati Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Daisy Ade Riany Diem Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Wanwan Jamaludin Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Eka Sukmawati Sukma Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

DOI:

https://doi.org/10.51132/teknologika.v13i2.290

Kata Kunci:

Vendor Seragam, Prngambilan keputusan, Analytical Hierarchy Process

Abstrak

Pengembil keputusan (decision maker) membutuhkan alat analisis yang memungkinkan mereka untuk menyelesaikan masalah. Keputusan yang akan diambil bersifat kompleks dengan risiko besar seperti perumusan kebijakan, pengambil keputusan sering kali memerlukan alat bantu dalam bentuk yang bersifat ilmiah, logis, dan terstruktur. Untuk mengetahui tahapan prioritas kriteria guna mendapatkan hasil yang paling optimal dalam pengembilan keputusan pemilihan vendor seragam di PT Penjalindo Nusantara (Metaform) dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Pada hakekatnya AHP merupakan suatu model pengambil keputusan yang komprehensif dengan memperhitungkan hal-hal yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Terdapat tiga prinsip utama dalam pemecahan masalah dalam AHP, yaitu: Decomposition, Comparative Judgment, dan Logical Concistency. Dengan melakukan perbandingan berpasangan untuk mengetahui bobot prioritas pada masing-masing kriteria dan alternatif. Salah satu perbandingan perbandingan berpasangan dilakukan pada perbandingan berpasangan antar kriteria. Kriteria pemilihan vendor diantaranya terdapat kriteria kualitas, harga, fleksibilitas, pengiriman dan layanan. .Menyusun alternatif-alternatif yang telah ditentukan dalam bentuk matirx agar diperoleh bobot penilaian dari masing-masing variabel maka dibuat tabel skala penilaian perbandingan pasangan. Berdasarkan hasil perhitungan AHP maka di peroleh maing-masing bobot untuk setiap venodr yaitu PT Intan sebesar 0,62860 dan nilai bobot pada Super Decision sebesar 0,638683. PT Parahita sebagai vendor dengan nilai bobot 0, 20475 dan nilai bobot pada Super Decision sebesar 0,203985. PT Marcapada dengan nilai bobot 0,16665 dan nilai bobot pada Super Decision sebesar 0,159189. Maka diperoleh hasil pemasok seragam utama adalah PT Intan dengan nlai bobot terbesar

924 1392

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-05

Cara Mengutip

Analisa Pengambilan Keputusan Pemilihan Venodr Seragam Dengen Merode Analytical Hierarchy Proces (AHP) ( Studi Kasus General Affairs PT Penjallindo Nusantara). (2023). Jurnal Teknologika, 13(2), 262-272. https://doi.org/10.51132/teknologika.v13i2.290