Pengembangan Instrumen Dan Asesmen Kemampuan Baca Kitab Kuning Santri Penerima Beasiswa Baznas Purwakarta Tahun 2024/2025
Abstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan instrumen baku dalam proses seleksi dan evaluasi santri penerima beasiswa BAZNAS. Kebutuhan akan instrumen yang terstandarisasi muncul untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penentuan penerima manfaat beasiswa. Proses seleksi dirancang secara bertingkat melalui tiga level soal—dasar, menengah, dan tinggi—yang memungkinkan penilaian kemampuan santri secara menyeluruh. Selain itu, kegiatan ini juga menerapkan evaluasi berkelanjutan terhadap santri penerima manfaat untuk memastikan efektivitas dan optimalisasi penggunaan beasiswa. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan ganda, meliputi ujian tertulis dan ujian lisan. Secara khusus, ujian lisan difokuskan pada penilaian kemampuan Qira’ah (membaca), Tarjamah (menerjemahkan), Syarh (penjelasan kontekstual), serta analisis Nahwu dan Sharaf (tata bahasa Arab). Melalui penerapan instrumen baku dan mekanisme evaluasi ini, kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan kualitas seleksi, keadilan distribusi, serta efektivitas pendampingan penerima beasiswa BAZNAS, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan santri. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan standar dan pemerataan mutu pendidikan pesantren, SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan melalui sistem seleksi beasiswa yang adil dan transparan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi dalam memperkuat tata kelola pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.