Analisis Penggunaan Nutrisi Memanfaatkan Drip Irrigation Terhadap Pertumbuhan Pohon Dan Proses Pembuahan Anggur Berbasis IoT
Abstrak
Tanaman anggur memiliki prospek ekonomi tinggi, namun produktivitas di Jawa Barat masih rendah akibat praktik budidaya konvensional yang belum efisien. Pemberian air dan nutrisi yang tidak terukur berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem drip irrigation berbasis Internet of Things untuk mengoptimalkan distribusi air dan nutrisi pada tanaman anggur di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Metode pelaksanaan meliputi perancangan sistem IoT dengan sensor kelembaban tanah, EC nutrisi, pH, dan suhu-RH udara yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial 3×3 dengan tiga level dosis nutrisi (EC 1,2; 1,8; dan 2,4 mS/cm) dan tiga strategi irigasi (ambang kelembaban 20%, 25%, dan 30%), masing-masing diulang tiga kali dengan total 27 petak percobaan. Parameter yang diamati meliputi kondisi lingkungan, pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun), parameter reproduksi (fruit set, bobot buah, total padatan terlarut), serta efisiensi penggunaan air dan nutrisi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem drip irrigation berbasis IoT mampu mendistribusikan air dan nutrisi secara otomatis, terukur, dan tepat sasaran. Kombinasi perlakuan EC sedang (1,8 mS/cm) dengan ambang kelembaban sedang (25%) memberikan hasil terbaik dengan peningkatan produktivitas 20-35% dibandingkan metode konvensional. Sistem berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30%, mengurangi biaya tenaga kerja hingga 30%, serta menghasilkan buah dengan kualitas lebih baik yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai Brix. Program ini juga meningkatkan kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern, membentuk kelompok tani yang saling mendukung, dan membuka peluang pengembangan smart farming berkelanjutan di wilayah pedesaan. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi IoT dalam budidaya tanaman anggur dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya, dan kesejahteraan petani.