MENTAL WORKLOAD ANALYSIS OF PRIVATE ISLAMIC RELIGIOUS UNIVERSITIES OPERATORS WITH NASA-TLX METHOD

Ivan Fanani Qomusuddin, Rizky Fajar Ramdhani, Siti Romlah

  • Ivan Fanani Qomusuddin STIT At-taqwa Ciparay
  • Rizky Fajar Ramdhani Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Siti Romlah STIT At-taqwa Ciparay

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung beban kerja mental Operator Perguruan Tinggi Islam dengan metode NASA TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) dan mengetahui apakah ada hubungan jenis kelamin, usia, dan pengalaman kerja dengan beban kerja mental. Metode NASA TLX mengukur 6 dimensi ukuran beban kerja yaitu Mental demand, Physical Demand, Temporal Demand, Performance, Effort dan Frustation Level. Hasil yang diperoleh secara keseluruhan beban kerja mental Operator Perguruan Tinggi Islam sebesar 77,43 atau masuk kedalam kategori sedang. Berdasarkan skor yang diperoleh, diketahui bahwa 57,89% operator memiliki beban kerja mental yang berat, 42,11% memiliki beban kerja mental sedang, dan 0% memiliki beban kerja mental ringan. Indikator dengan beban kerja mental yang paling tinggi adalah Performance sebesar 21,2% yang berhubungan dengan seberapa besar keberhasilan operator di dalam pekerjaannya dan seberapa puas dengan hasil kerjanya. Berdasarkan uji Chi-Square variabel jenis kelamin, usia, dan pengalaman kerja tidak ada hubungan yang signifikan dengan beban kerja mental, karena memiliki nilai signifikan diatas 5%.

Published
2021-11-18