Analisis Pengaruh Penggunaan Cangkang Telur Bebek Ras Petelur Sebagai Filler Pada Campuran Aspal Beton

  • Yonas Prima Arga Rumbyarso Universitas Krisnadwipayana
  • Rikzan Bachrul Ulum Sekolah Tinggi Teknologika Wastukancana
Keywords: Cangkang telur, stabilitas Marshall, kelelehan (flow), VIM, VMA, VFA.

Abstract

Abstrak : Perkerasan jalan yang baik adalah perkerasan jalan yang mampu menahan beban lalu lintas. Perkerasan jalan yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah lapisan aspal beton atau Laston (AC atau Asphalt Concrete). Lapisan aspal beton banyak digunakan karena jenis perkerasan ini memiliki nilai stabilitas dan fleksibilitas yang baik. Lapis aspal beton merupakan suatu konstruksi perkerasan jalan yang mencampurkan aspal, agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler). Keberadaan cangkang telur bebek ras petelur yang melimpah belum dimanfaatkan dengan baik. Berbagai penelitian dengan menambahkan bahan tambah untuk meningkatkan nilai stabilitas telah banyak dilakukan, salah satunya dengan menambahkan cangkang telur bebek ras petelur dalam campuran aspal beton. Penelitian ini mengunakan metode Marshall dengan meninjau pengaruh cangkang telur bebek ras petelur terhadap nilai stabilitas, kelelehan (flow), VFA (Voids Filled Asphalt), VIM (Voids In Mix), dan VMA (Void Mineral Agregate). Dari hasil pengujian stabilitas didapat bahwa penggunaan filler cangkang telur bebek ras petelur lebih besar daripada penggunaan filler semen. Untuk pengujian flow nilai semua persentase masuk dalam spesifikasi yaitu minimal 3mm. Untuk nilai stabilitas Marshall Quontient didapat bahwa semakin banyak penambahan cangkang telur bebek ras petelur pada filler maka nilai MQ semakin tinggi. Nilai VIM yang didapat melebihi nilai VIM minimal 2,5%. Sedangkan untuk nilai VMA didapatkan yaitu berbanding lurus dimana semakin banyak persentase cangkang telur bebek ras petelur makan rongga didalam campuran aspal semakin besar. Untuk nilai VFA menunjukkan antara kadar aspal terhadap campuran dengan % rongga terisi aspal campuran tersebut masuk spesifikasi standar campuran aspal beton AC-WC dimana nilai VFA minimal 65%.

Published
2021-11-20